BREAKING NEWS

Proses Forensik Rampung, Tim DVI Identifikasi Jenazah Hasbi Korban KLM Nurul Salsa


MAKASSAR – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan kembali berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa. 

Korban diketahui bernama Hasbi (41), warga Dusun Labuang Marege, Desa Ma'minasa, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Sulsel, Kombes Pol dr. Muhammad Haris, M.A.R.S., QHIA, mengatakan identitas korban dipastikan setelah Tim DVI mencocokkan data postmortem dengan data antemortem bernomor 015 yang diserahkan pihak keluarga.

"Identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari, data medis, serta properti yang masih melekat pada jenazah," ujar Muhammad Haris dalam konferensi pers di Biddokkes Polda Sulsel, Makassar, Jum'at, (24/7).

Hasbi merupakan jenazah yang ditemukan mengapung di perairan timur Pulau Sabalana Besar, Kabupaten Pangkep, pada Selasa (21/7). 

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan nelayan kepada Pemerintah Desa Pulau Matalaang dan kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim SAR mengerahkan KN SAR Pacitan untuk mengevakuasi jenazah dari lokasi penemuan sebelum dibawa ke Makassar guna menjalani proses identifikasi forensik oleh Tim DVI gabungan.

Muhammad Haris menjelaskan, pada Jumat sekitar pukul 10.00 Wita, Tim DVI menerima kantong jenazah bernomor PM62B03 untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim gabungan yang terdiri atas Biddokkes Polda Sulsel, Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Identifikasi Polda Sulsel, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Menurutnya, proses identifikasi dilakukan menggunakan metode ilmiah dengan mencocokkan berbagai data forensik, meliputi sidik jari, rekam medis, pakaian, jam tangan, perhiasan, hingga barang pribadi yang ditemukan bersama jenazah dengan data antemortem dari keluarga korban.

"Seluruh data tersebut menjadi dasar untuk memastikan identitas korban secara ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Konferensi pers hasil identifikasi dipimpin Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H., didampingi Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel, serta Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Sulsel.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Kelas A Makassar, M. Arief, mengatakan jenazah Hasbi ditemukan pada hari kesembilan operasi pencarian korban KLM Nurul Salsa.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar Pulau Matalang sekitar pukul 12.00 Wita. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan KN SAR Pacitan menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar setelah kegiatan debriefing sore, sebelum akhirnya diserahkan kepada Tim DVI gabungan Polda Sulawesi Selatan untuk proses identifikasi. (fad)
Posting Komentar